If you're seeing this message, it means we're having trouble loading external resources on our website.

Jika Anda berada di balik web filter, pastikan bahwa domain *. kastatic.org dan *. kasandbox.org tidak diblokir.

Konten utama

Sifat-sifat penjumlahan

Pelajari lebih lanjut tentang sifat-sifat komutatif, asosiatif, dan identitas dari penjumlahan.
Dalam artikel ini, kita akan mempelajari tiga sifat utama dari penjumlahan. Inilah ringkasan dari sifat-sifat tersebut:
Sifat komutatif penjumlahan: Mengganti urutan dari bilangan yang dijumlah tidak akan mengubah hasil penjumlahan. Contohnya, 4+2=2+4.
Sifat asosiatif penjumlahan: Mengubah pengelompokan dari bilangan yang dijumlah tidak akan mengubah hasil penjumlahan. Contohnya, (2+3)+4=2+(3+4).
Sifat identitas penjumlahan: Hasil penjumlahan dari 0 dengan bilangan lain adalah bilangan itu sendiri. Contohnya, 0+4=4.

Sifat komutatif penjumlahan

Sifat komutatif penjumlahan menyebutkan bahwa mengganti urutan dari bilangan yang dijumlah tidak akan mengubah hasil penjumlahan. Berikut contohnya:
4+2=2+4
Perhatikan bahwa hasil penjumlahannya tetap 6 walaupun urutannya dibalik.
Berikut contoh lain dengan penjumlahan yang lebih banyak:
1+2+3+4=4+3+2+1
Manakah yang merupakan contoh dari sifat komutatif penjumlahan?
Pilihlah 1 jawaban:

Sifat asosiatif penjumlahan

Sifat asosiatif penjumlahan menyebutkan bahwa mengubah pengelompokan dari bilangan yang dijumlah tidak akan mengubah hasil penjumlahan. Berikut contohnya:
(2+3)+4=2+(3+4)
Ingatlah bahwa tanda dalam kurung harus dikerjakan lebih dahulu. Jadi, inilah cara kita menyelesaikan bagian sisi kiri:
=(2+3)+4
=5+4
=9
Dan ini cara kita menyelesaikan bagian sisi kanan:
=2+(3+4)
=2+7
=9
Perhatikan bahwa hasil penjumlahan kedua sisi adalah 9 meskipun kita menjumlahkan 2 dan 3 terlebih dulu di sisi kiri, dan kita menjumlahkan 3 dan 4 terlebih dulu di sisi kanan.
Manakah yang merupakan contoh dari sifat asosiatif penjumlahan?
Pilihlah 1 jawaban:

Sifat identitas penjumlahan

Sifat identitas penjumlahan menyebutkan bahwa hasil penjumlahan dari 0 dengan bilangan lain adalah bilangan itu sendiri. Berikut contohnya:
0+4=4
Ini benar karena arti dari 0 adalah "kosong" atau "tidak bernilai". Jadi, ketika kita menjumlahkan 0 dengan 4, maka 4 tidak akan berubah!
Sifat komutatif penjumlahan menyebutkan bahwa 0 dapat terletak sebelum atau sesudah bilangan lain. Berikut contoh dari sifat identitas penjumlahan dengan 0 yang terletak setelah sebuah bilangan:
6+0=6
Manakah yang merupakan contoh dari sifat identitas penjumlahan?
Pilihlah 1 jawaban:

Ingin bergabung dalam percakapan?

Belum ada post.
Anda mengerti bahasa Inggris? Klik di sini untuk melihat diskusi lainnya di situs Khan Academy yang berbahasa Inggris.